Selasa, 05 Januari 2010

Super Ramen Bros, Game yang Tercipta Dalam 24 Jam



Supers Ramen Bros (joystiq)
Jakarta - Sebuah ide gila terlontar dari benak Alex Schwartz, dari GTP Productions. Pasalnya ia telah membuat sebuah game iPhone dalam waktu 24 jam, setelah menerima sebuah surat dari seorang pembaca.

Setelah berkutat cukup lama dengan konsep game tersebut, akhirnya Alex menemukan nama yang tepat. Judulnya adalah Super Ramen Bros. Game ini berkisah mengenai 2 bungkus mie ramen, yang mencoba meloloskan diri dari takdir mereka untuk di-scan dalam kasir supermarket, yang pada akhirnya akan dikonsumsi pembeli.

Seperti dikutip detikINET dari Joystiq, Selasa (5/1/2010) sebanyak 24 Code dan desain diselesaikan Alex dalam beberapa jam kemudian, begitu ia selesai dengan konsepnya. Dan akhirnya terciptalah game yang sedikit konyol ini.

Walau selesai dalam 24 jam, Alex pun terpaksa harus menunggu selama 1 minggu untuk mendapat persetujuan dari pihak Apple. Pengguna yang berminat dapat mencari game ini di AppStore. Game ini sangat sederhana dan cocok dimainkan untuk membunuh rasa bosan.

Sumber : http://www.detikinet.com/read/2010/01/05/110135/1271821/732/super-ramen-bros-game-yang-tercipta-dalam-24-jam

Kalah Sidang, Microsoft Akan Ubah Word



Screenshot Word 2007 (microsoft)
Jakarta - Microsoft dikabarkan akan melakukan perubahan pada aplikasi Word milik mereka. Hal ini dilakukan setelah Microsoft kalah dalam sengketa paten dengan sebuah perusahaan asal Kanada.

Perubahan itu akan dilakukan Microsoft agar tetap bisa berjualan Microsoft Office, salah satu aplikasi andalan mereka. Seperti dikutip detikINET dari Wired, Rabu (23/12/2009), Microsoft telah mengumumkan akan melakukan perubahan itu tak lama setelah putusan sidang.

Sidang tersebut menegaskan keputusan pengadilan sebelumnya yang mewajibkan Microsoft membayar kerugian hingga USD 290 juta (sekitar Rp 2,7 triliun) karena melanggar paten milik I4i, sebuah perusahaan asal Kanada. Keputusan itu juga akan memblokir penjualan Microsoft Word mulai 11 Januari 2010.

Versi Word yang dianggap melanggar adalah Microsoft Word 2007 (bagian dari bundel Microsoft Office 2007). Oleh karena itu Microsoft mengatakan akan mencabut fitur yang dianggap melanggar itu agar tetap bisa berjualan Office 2007 secara lengkap setelah tanggal yang dimaksud.

Paten itu berhubungan dengan penggunaan extensible markup language (XML) dalam manipulasi teks pada dokumen Word. Kasus sengketa paten ini dimenangkan oleh perusahaan software kecil asal Kanada, I4i Ltd.

Meski mengaku akan mengubah Word, Microsoft tidak menutup kemungkinan melakukan langkah lanjutan di pengadilan. "Meski kami bergerak cepat untuk menangani isu injunction (pemblokiran penjualan Microsoft Word-red), kami juga mempertimbangkan pilihan legal yang ada," ujar Kevin Kutz, juru bicara Microsoft.

Pilihan lanjutan bagi Microsoft di meja hijau adalah, melakukan sidang ulang di hadapan hakim pada tingkat banding atau mengajukan review dari Mahkamah Agung Amerika Serikat.

Sumber : http://www.detikinet.com/read/2009/12/23/094124/1264857/399/kalah-sidang-microsoft-akan-ubah-word

Pembajakan Software Indonesia 12 Besar Dunia

Jakarta - Tahun 2009 mencatat hasil kurang menggembirakan untuk urusan pembajakan software di Indonesia. Dari hasil riset yang dikeluarkan IDC terungkap bahwa aktivitas pembajakan software di Tanah Air justru kian melonjak.

Dari riset itu Indonesia ditempatkan di posisi ke-12 sebagai negara dengan tingkat pembajakan software terbesar di dunia. Presentase yang dicatat adalah 85%. Dengan kata lain, jika diibaratkan ada 100 software yang digunakan maka 85 di antaranya merupakan software ilegal.

Penilaian ini sendiri dilakukan sepanjang 2008 dan baru diumumkan pada bulan Mei 2009. Ini merupakan kegiatan rutin tiap tahun besutan Business Software Alliance (BSA) yang bekerja sama dengan lembaga riset IDC.

Tentu presentase 85% itu merupakan prestasi minor bagi Indonesia. Sebab selama dua tahun sebelumnya, Indonesia mencatat hasil lumayan dengan mampu menurunkan presentase pembajakan tersebut, meski hanya turun 1%.

Menurut data yang dirilis IDC, persentase 85% ini mengakibatkan Indonesia ditaksir mengalami kerugian atau potensial loss sebesar US$ 544 juta.

Jumlah itu melonjak drastis jika dibandingkan tahun 2007 dimana tingkat pembajakan di Indonesia mencapai 84 persen dan tingkat kerugiannya ditaksir US$ 411 juta.

Studi ini sendiri dilakukan terhadap 110 negara di berbagai belahan dunia. Dimana 57 negara di antaranya mengalami penurunan, 36 negara tetap, sementara 16 negara mengalami peningkatan.

Salah 'Tembak'


Pemerintah dan pihak kepolisian tentu juga bukan tak berupaya apa-apa sehingga software bajakan kian merajalela di Tanah Air.

Berbagai pembekalan kemampuan terus dilakukan pihak berwajib kepada satuannya. Maklum saja, harus diakui, belum semua polisi mengerti akan jenis-jenis software (proprietary, open source, dan freeware) . Tak ayal, aksi 'salah tembak' alias salah razia pun pernah terjadi. Software gratis atau open source juga diangkut lantaran disangka software proprietary bajakan.

Hal ini juga diakui Donny A. Sheyoputra, Kepala Perwakilan BSA di Indonesia. BSA sendiri merupakan lembaga nirlaba yang memayungi vendor-vendor software dunia. BSA kerap diundang untuk menjadi saksi ahli dalam berbagai kasus pembajakan software.

Sementara dari sisi tindakan preventif, pemerintah bergerak dari Tim Nasional Penanggulangan Pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual (Timnas PPHKI) yang juga lumayan getol menggelar kampanye sosialisasi ke berbagai kota.

Bahkan, beberapa kali tim ini sempat menggelar kunjungan mendadak ke sejumlah perusahaan untuk lebih menajamkan taringnya. Sebab biasanya bagi sejumlah pihak yang namanya himbauan, sosialisasi atau kampanye kerap dianggap sekadar angin lalu yang tak bergigi. Sehingga aksi 'peringatan' berbalut kunjungan seperti itu dirasa penting untuk menegaskan keseriusan.

Tebang Pilih


Aparat sendiri, baik itu pihak kepolisian ataupun Depkumham sudah menyatakan niatnya untuk tidak ingin menggeber razia sapu jagad yang menyasar pedagang-pedagang kecil yang berjualan di pinggir jalan.

Mereka lebih memilih untuk mengincar produsen besar baik itu dari kalangan industri rumah tangga atau perusahaan besar sebagai biang keladi pemasok barang ilegal itu.

"Kaki lima bukan target utama, tapi pengusaha yang punya modal besar seperti pabrik yang jadi prioritas kami," kata Dirjen HKI Depkumham Andi N. Sommeng dalam isi sambutannya di acara pemusnahan 2.187.056 keping cakram digital bajakan yang berhasil disita sepanjang 2009 oleh Direktorat Reskrim Khusus Polda Metro Jaya beberapa waktu lalu.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Wahyono mengakui sulitnya memburu para pemasok software bajakan itu. Bahkan, lanjutnya, pihak kepolisian sampai harus berpacu dalam teknologi demi menggasak para pelaku,.

"Sebab, jika mereka sampai tertangkap, maka selanjutnya bakal menyiapkan modus operandi baru. Kita juga perlu kerjasama lintas sektoral untuk memberantasnya. Dan dalam melakukan penegakan hukum, akan lebih baik jika kita juga 'membunuh' pabrik dan mesin-mesinya itu," jelasnya di tempat yang sama.

Muncul 'Mesin Bunuh Diri', Facebook Kebakaran Jenggot

Jakarta - Setelah Seppukoo, kini muncul lagi sebuah situs yang menawarkan 'bunuh diri' bagi para pengguna Facebook. Geram, pihak Facebook pun memblokir jalan mereka.

Menamakan dirinya mesin bunuh diri alias Web 2.0 Suicide Machine, situs tersebut memberikan kesempatan bagi Facebooker serta pengguna situs sosial lain, yang ingin mengakhiri riwayatnya di jejaring maya.

Dalam situsnya mereka berujar 'Lelah dengan situs sosialmu? Lepaskan teman-teman barumu dengan Web 2.0! Mesin ini memungkinkanmu menghapus semua profilmu, membunuh teman-teman virtual palsumu. Layanan kami bisa beroperasi dengan Facebook, MySpace, Twitter dan Linkedin! Lakukan SEKARANG!"

Tentu saja Facebook dibuat geram dengan situs ini yang bisa membuat usernya kabur. Merekapun membuat langkah tegas dengan memblokir akses situs itu ke Facebook.

Dilansir detikINET dari Computer World, Selasa (5/1/2010), Facebook beralasan, situs ini telah melanggar SRR (Statement of Rights and Responsibilities) mereka. Facebook sendiri sebenarnya sudah menyediakan layanan bagi usernya untuk dapat menghapus akun mereka sementara atau untuk selamanya, tanpa perlu situs semacam itu.

Namun pihak Suicide Machine yang diwakili Gordan Savicic membantah pihaknya telah melanggar kebijakan Facebook. Mereka membela diri dengan mengatakan bahwa situsnya hanya menawarkan layanan bagi user yang ingin keluar dari Facebook dan tidak membobol server Facebook atau mencuri identitas usernya, seperti yang dituduhkan Facebook pada mereka.

Dalam pesan yang muncul di situsnya, Suicide Machine mengatakan bahwa mereka akan mencari cara untuk bisa mengatasi pemblokiran ini. Mereka mengklaim sudah lebih dari 50.000 teman yang dibuang dan 500 user yang mengakhiri riwayatnya di Facebook.

Bagaimana tanggapan Facebook lebih lanjut? "Kami sangat bersemangat untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut akan maksud mereka sebenarnya!," tegas situs yang kini berpenghuni 300 juta orang tersebut. ( sha / faw )

2010, Afrika Selatan Jadi Markas Cybercrime

Selama tahun 2010 ini, penetrasi kejahatan cyber di dunia maya semakin meningkat. Perusahaan anti virus Symantec mengingatkan di tahun ini banyak virus akan berkaitan dengan negara Afrika Selatan.

2010, Afrika Selatan Jadi Markas Cybercrime

SAN FRANCISCO - Selama tahun 2010 ini, penetrasi kejahatan cyber di dunia maya semakin meningkat. Perusahaan anti virus Symantec mengingatkan di tahun ini banyak virus akan berkaitan dengan negara Afrika Selatan.

Symantec melihat di 2010 ini akan digelar perhelatan Piala Dunia yang diselenggarakan di Afrika Selatan menjadi isu utama yang paling banyak diminati oleh penjahat dunia maya untuk menjebak korbannya, selain memang pada tahun ini juga peningkatan penetrasi broadband internet akan semakin meningkat.

Dilansir Vnunet, Selasa (5/1/2009), perusahaan itu menilai Afrika Selatan merupakan 'badai' yang sempurna bagi negara tersebut, karena secara tidak langsung akibat perhelatan Piala Dunia itu akan terjadi peningkatan broadband internet disamping kabel optik yang tentunya menjadi sasaran empuk bagi cybercrime.

"Kami melihat telah terjadi peningkatan virus Malicous yang sangat cepat, terutama pada pengguna broadband," jelas Regional Director Symantec Africa Gordon Love.

"Melalui riset kami, serangan spam, hacking, dan phising kebanyakan menggunakan even besar tahunan seperti Olimpade dan Piala Dunia," tegasnya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Symantec berencana untuk membuat situs yang didedikasikan untuk melaporkan serangan terbaru yang terkait erat dengan Piala Dunia Afrika Selatan.

Sumber : http://news.id.msn.com/okezone/sci-tech/article.aspx?cp-documentid=3775887

Senin, 04 Januari 2010

5 Tahap Sederhana Menganalisis Virus Komputer

Jakarta - Pernahkah direpotkan oleh virus yang menyerang komputer Anda? Sementara update antivirus kita belum mampu mengenali program jahat yang mangacau tersebut. Mengapa tidak mencoba iseng-iseng menganalisis sendiri? Ini dia tahap sederhananya.

Adang Juhar Taufik, Senior Vaksinis Vaksincom dalam seminar Vaksincom bertempat di Ancol, Jumat (4/12/2009), memberi penjelasan betapa sederhananya tahapan analisis virus yang menyusup pada komputer bersistem operasi Windows, khususnya jika yang menyerang virus lokal.

"Untuk virus lokal sendiri sebenarnya mudah untuk menganalisisnya, karena pasti karakterisitknya sama," ujarnya. Adang pun mengatakan bahwa pertama kita harus memiliki internet, untuk mencari tools-tools yang secara gratis bisa diunduh di beberapa situs.

Selain itu virus lokal juga bisa dilihat melalui list proses Windows melalui task manager, untuk melihat jenis file aneh yang running. Di samping itu kita juga bisa menganalisanya melalui registry tools (reg. edit).

"Untuk user yang lebih advanced ada 2 tools yang mungkin bisa digunakan yakni pack detection dan unpack program serta VB decompiler. Karena biasanya virus lokal berbasis VB," tambahnya.

Adang pun menjelaskan setelah kita memiliki tools-tools tersebut, kita bisa mulai menganalisa dengan tahapan-tahapan yang sederhana:
  1. Pahami dulu jenis virus yang menyerang: Icon apa yang disamarkan serta ukurannya.
  2. Pahami karakteristik virus. Apakah membuat file duplikat, menyembunyikan file, menginjeksi file, atau menampilkan pesan tertentu.
  3. Pahami cara kerja virus: Apa yang diubah virus, apakah registry, file induk yang dibuat, atau fungsi windows yang diblok.
  4. Pahami penyebaran virus: Apakah melalui USB flash disk atau folder yang di share, karena biasanya virus lokal menyusup melalui 2 media tersebut.
  5. Siapkan beberapa tools yang digunakan.
Sumber : http://www.detikinet.com/read/2009/12/04/115109/1254003/510/5-tahap-sederhana-menganalisis-virus-komputer

Minggu, 03 Januari 2010

16 Juta Netter Berpotensi Jadi Korban Kejahatan Cyber

Sebuah studi menemukan, sekira 16 juta pengguna internet di Inggris sangat berpotensi menjadi korban kejahatan dunia maya karena mereka menggunakan password yang sama untuk semua akun di tiap situs.

16 Juta Netter Berpotensi Jadi Korban Kejahatan Cyber

LONDON - Sebuah studi menemukan, sekira 16 juta pengguna internet di Inggris sangat berpotensi menjadi korban kejahatan dunia maya karena mereka menggunakan password yang sama untuk semua akun di tiap situs.

Cyber crime yang dimaksud adalah segala bentuk penipuan melalui internet dengan menggunakan identitas korban secara ilegal, baik pencurian uang di bank dengan rekening korban, atau membelanjakan produk dengan menggunakan identitas korban.

Dalam studi tersebut juga diketahui, rata-rata pengguna internet diminta untuk mengisi password ke dalam 23 situs setiap bulannya. Studi itu menemukan, sekira 46 persen, atau sekira 15,6 juta pengguna internet di Inggris menggunakan password yang sama untuk setiap akun.

Sekira 5 persen, atau 1,7 juta pengguna internet menggunakan password yang berbeda untuk setiap akun yang ada. Sedangkan sekira 29 persen lainnya menggunakan password yang sama dengan tambahan variasi, baik dengan menambahkan tanggal, angka atau karakter apa saja di belakang password tersebut.

Tanggal penting, nama anak, serta nama ibu kandung, digunakan oleh satu dari 10 orang responden sebagai password. Sedangkan satu dari lima responden menggunakan password yang berasal dari nama hewan piaraan,

Meski passwrod bersifat cukup rahasia, namun sekira 40 persen pengguna internet di Inggris mengaku memberitahukan password penting tersebut kepada orang lain, baik teman dekat maupun keluarga. Bahkan dua persen lainnya mengaku memberitahukan password tersebut kepada teman yang baru dikenal.

"Layaknya sebuah kunci rumah yang digunakan berbeda untuk setiap pintu. Begitu juga seharusnya password yang ada di dunia maya. Jika memungkinkan, seharusnya netter menggunakan password dengan kombinasi huruf dan angka, sehingga menyulitkan penjahat internet untuk mengakses akun anda secara ilegal," ujar Ahli Analisa pencurian identitas di internet di CPP Sarah Blaney, seperti dikutip melalui Telegraph, Sabtu (2/1/2010).

Menurut Blaney, satu dari sepuluh netter dipastikan pernah mengalami akunnya dibobol maling internet. Dari sini, sekira 18 persen akun pengguna digunakan untuk membeli barang di internet, 12 persen netter pernah mengalami pencurian uang, dan lima persen lainnya mengaku identitasnya pernah dicolong.

Mengantisipasi hal ini, seorang mantan hacker Robert Schifreen memberikan tips keamanan. Menurutnya hal yang pertama harus dilakukan adalah memastikan software antivirus yang ada dikomputer telah aktif dan up-to-date. Selain itu, Schifreen mewanti-wanti netter untuk tidak terlalu mempercayai siapapun yang dikenal lewat internet.

"Hati-hati jika ingin menuliskan data pribadi anda di internet. Sebelum menulis informasi penting tentang diri anda, pastikan situs tersebut aman," ujar Schifreen.

Sumber : http://news.id.msn.com/okezone/sci-tech/article.aspx?cp-documentid=3773795